News

Pererat Sinergitas, Kapolsek Cikeusal Hadiri Dzikir Bersama Ruwatan Nusantara “Indonesia Abadi”

<span;>Polres Serang<span;> – Dalam rangka memperkuat tali silaturahmi dan menjaga kondusivitas wilayah, Kapolsek Cikeusal menghadiri kegiatan Dzikir Bersama dan Ruwatan Nusantara yang mengusung tema <span;>“Indonesia Abadi , TNI Penjaga Negeri, Polri Mengayomi” ,yang bertempat di Majelis Dzikir Bumi Alit Padjadjaran<span;> ,<span;>Acara khidmat ini digelar sebagai bentuk ikhtiar spiritual demi keselamatan bangsa dan negara.

<span;>​Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu 11/04  ini dihadiri oleh Pimpinan Majelis Dzikir Bumi Alit Padjadjaran KH. Abah Elang Mangkubumi , Budayawan Dik Doank, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta personel TNI dan Polri. Kehadiran Kapolsek Cikeusal di tengah-tengah jamaah menjadi simbol nyata hadirnya negara di tengah masyarakat melalui pendekatan religius dan budaya.

<span;>​
<span;>Dalam sambutannya, Kapolsek Cikeusal menyampaikan bahwa sinergi antara TNI dan Polri bukan hanya sekadar kerja sama operasional di lapangan, melainkan juga ikatan batin dalam menjaga keutuhan NKRI.

<span;>​”Kegiatan dzikir dan ruwatan ini adalah pengingat bahwa tugas kami sebagai pelayan masyarakat harus dibarengi dengan doa. Sesuai tema hari ini, TNI adalah penjaga benteng pertahanan negeri, dan kami dari Polri akan terus berkomitmen mengayomi serta memberikan rasa aman kepada seluruh lapisan masyarakat,” ujar Kapolsek Cikeusal IPTU Hairus Saleh S.H

<span;>Acara Ruwatan Nusantara ini diisi dengan pembacaan doa lintas elemen yang bertujuan memohon perlindungan bagi bangsa dari segala marabahaya serta mempererat kerukunan Negara Indonesia.

<span;> Atmosfer kebersamaan sangat terasa saat personel TNI dan Polri duduk bersila bersama masyarakat dalam lantunan dzikir yang menggema.

<span;>​Melalui kegiatan ini, diharapkan pesan damai dan semangat gotong royong dapat terus terjaga. Kapolsek juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus mendukung tugas TNI-Polri dalam menjaga keamanan lingkungan, terutama dalam menghadapi dinamika sosial ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *